Apakah situs porno adalah akhir dari segalanya?
Jawaban dari pertanyaan diatas adalah tidak. Untuk kita para blogger kenapa porno harus menjadi sugesti untuk kita membuat atau merealisasikan sebuah situs atau website porno. Sebagai blogger kita berfikir, mencari unique sebanyak-banyaknya ke arah website atau blog kita untuk mencari untung sebesar-besarnya juga, obsesi. Tapi conttent website harus kompetitif, dan bisa bersaing dengan website atau blog lain dalam tanda kutib bertraffic lebih besar. Kompetisi, hidup adalah kompetisi, dari awal kita dilahirkan kita sudah berkompetisi sebelumnya dengan berjuta-juta saingan kita untuk berhasil mencapai sel telur ibu kita, dan jadilah kita seperti saat ini. Jadi ya hadapilah kompetisi hidup, jangan terus ambil jalan pintas. Situs porno bukan jalan pintas, disana lebih banyak lagi pesaing. Kebanyakan bloger porn, mereka awalnya juga putus asa, karena mereka juga bingung dengan conttent website atau blog mereka. Jadi ya, mereka ambil jalan itu. Tapi, resiko tidak berhenti disana, ada yang harus kita tanggung di “sana” nanti. Itulah resiko yang sebenarnya.
Sebelum anda ngeblog, pikirkanlah conttent yang ingin anda cakup. Benar kata mas cosa cari duit di internet itu tidak semudah yang kita pikirkan seperti kata buku “Berburu Dolar Dengan Google AdSense“. Semuanya memang butuh perjuangan. Untuk berhasil, anda butuh motivasi lebih dalam usaha anda. Percayalah, website atau situs porno bukan akhir dari segalanya, masih banyak conttent yang bisa anda maksimalkan. Dan ingat juga, manusia hidup hanya sementara, jadi lakukanlah hal-hal yang baik. Sebagai tabungan kita di sana kelak.
Technorati Tags: situs, porno, ngeblog, blogging
January 30th, 2008 at 9:18 am
yup,
bLoging 4ever
January 30th, 2008 at 1:32 pm
@ale :Benar sekali mas ale, never stop blogging..
January 30th, 2008 at 2:13 pm
[…] Jakarta, melalui PT. JTT Yogyakarta juga memiliki Trans Jogja (ngomongin busway ahh..dari tadi udah parno terus..). Mungkin bagi masyarakat Yogyakarta, istilah ini masih cukup asing, apalagi masyarakat […]
January 31st, 2008 at 4:37 pm
website porno memang bukan akhir dari segalanya, tapi dia bisa dipakai sebagai fasilitas untuk dapetin duit dengan jauh lebih cepat…
January 31st, 2008 at 7:53 pm
@Jimmy :kalau motivasi kita hanya cari uang saja, tidak ada salahnya dengan website porno. Tapi apa p’tanggungjawaban kita besok, sama yang bikin hidup?
Saya tulis post ini, karena, denger curhat mas kimyong yang pernah ngalamin antara hidup dan mati. Serem gak tuh?
February 5th, 2008 at 9:34 am
[…] Jakarta, melalui PT. JTT Yogyakarta juga memiliki Trans Jogja (ngomongin busway ahh..dari tadi udah parno terus..). Mungkin bagi masyarakat Yogyakarta, istilah ini masih cukup asing, apalagi masyarakat […]
February 11th, 2008 at 12:01 pm
[…] parno dulu, emangnya mas goyangan yang seneng banget lihatin Bunga citra lestari lagi telanjang dada […]